It’s not about how good you are. It’s about how good you want to be!

PARIS, I’m Coming!!!

August 21st, 2011 by Mia

nahhh akhirnya bisa juga nih cari waktu hening untuk ceritain perjalanan ke Paris Gold Conference lalu ^_^ saya bagi beberapa cerita yaaa…

.

Persiapan, udah tau kaannn hebohnya koper-koper d’BCNers? Iyuppsss, isinya baju2 dan yg gak kalah rame : POP MIE. Gak yg gold director gak yg executive director, gak yang 15jutaan bonusnya gak yang 100jutaan, semua membawa POPMIE!

.

Ini udah jadi ritual oriflamers yg pergi conference, bukan cuma pop mie tapi jg kopi, teh, ada yg bawa rice cooker dan beras, bawa lauk juga. Norak? emaaanggg, but we love it! Kumpul di satu kamar, ada yg masak nasi, ada yg keluarin lauk pauk, kita makan sama2 sambil becanda2, itu privilege yg luarbiasa banget deh pokonya ^^ apalagi bwt yg muslim agak ragu2 utk membeli makanan di luar krn kehalalannya, jadi memang bawa makanan dari indo jadi salahsatu alternatif yg tidak praktis tapi pastinya aman :-)

.

Perjalanan ke Paris, kami pakai pesawat Lufthansa airbus yang pesawatnya bertingkat gituh :D *norak* Lama perjalanan kurang lebih :
Jakarta ke Singapore : 1 jam 15 menit
Singapore ke Frankfurt : 12 jam
Frankfurt ke Paris : 1 jam

.

Jadi total perjalanan di udara 14 jam-an, tapi sama transit-transit yaa lumayan lama deh!

.

lima-sekawan-di-cengkareng.jpgRombongan berangkat dari Cengkareng jam 7 malam, sehabis buka puasa. Biasa deh, dari awal udah seru-seruan karena semua oriflamers ngumpul dari berbagai kota di satu titik terminal 2D yaitu di gamelan room.

.

rame-rame di soettaKetemu d’BCNers dari luar kota yang jarang banget ketemuan, seperti mba Avi dari semarang beserta  suami, Kris dari Surabaya, mba Yenny agustin dari Bali dan Tresna dari Medan. Sisanya dBCNers dari jabodetabek :D Foto-foto itu mah udah wajib dilakukan, tiap ada signane juga kita pasti deh foto-foto :D

.

foto di Changi, belakang itu tong sampah sebetulnya!Di Singapore, ada ritual yang wajib dilakukan, yaitu numpang pipis (utk meninggalkan jejak, supaya kita bisa balik lagi kapan2 qiqiqi). Di Singapore cuma transit satu jam aja tapi tetep dong kita foto-foto! setelah itu kembali masuk pesawat dan menuju Frankfurt.

.

tipi di lufthansaPesawat Lufthansa kali ini ada tipinya di masing-masing seat, horeeeeeeeeeee!!! Secara tahun lalu tuh gak ada, hiks sedih deh… makanya saya siapin beli novel baru takut2 gak ada hiburan. Alhamdulillah hiburannya buanyak, dan film-filmnya banyak yg baru-baru kaya Kungfu panda 2 (horeee!!!).
.

Naik pesawat Lufthansa ini, senengnya makaaann mulu… ada total 3x makan diluar snack dan minum (ada jadwal minum doang gitu). Menunya hebatnya sama lho dengan menu tahun lalu, jadi akyu sih gak kaget lagi… Waktu perjalanan ke Stockholm tahun lalu, karena first trip ke luar negeri, saya gak bisa tidur :-( jadi saya bekal juga obat flu supaya bisa tidur, ehhh kali ini alhamdulillah happily sleeping deh, nah yg baru pertama kali malah pada gak bisa tidur :D

.

lima sekawan di frankfurt airportDi frankfurt, kami transit kurang lebih 3 jam. Karena tahun lalu pernah transit 7 jam di bandara ini waktu pulang, jadi saya sama sahabatku Rani Winarta udah janjian mau melipir ke toko-toko duty free di bandara ini karena toko2nya banyaaaaaakkk sekali dan murah-murah beneran! Apa daya, rombongan kali ini pada hobi foto2, jadi yaaa gak tulisan, gak lukisan, gak counter lufthansa pun kami pasti berhenti dan foto-foto (klo liat FB kita banyak beneurrr yak poto2 di bandara!), walhasil kami “cuma” punya waktu 1,5 jam bwt belanja krn kelamaan putu2 ceuuu…

.

shopping di duty free shopdi bandara itu, saya (lagi2) gagal utk beli make up pallete Dior, hiks… gara2 kelamaan mikir beda harga 3 euro sama di pesawat -_-” tapiii saya berhasil menambah koleksi parfum DKNY saya, kali ini beli yg apple pink! dan juga saya beli jam tangan Esprit yg cukup murmer (justifikasi : jam tangan oriflame-ku ketinggalan :D). Jadi euro pertama saya melayang di bandara… tapi gak banyak koook, udh dibilang kan klo disana murmer?

.

Di bandara frankfurt kami juga melakukan ritual pipis teteup, dan foto2 di toilet, tapi sempet malu2 krn ada yg lagi benerin lampu. Bukan malu2 krn ketauan poto2 di toilet, tapiiii… tukang benerin lampunya GUANTENG BUANGEEEEEEETTTT!!!! Tampang bintang film banget deh, trus masih muda (sluruppp!!!) Saya, mba Nad, mb Rani dan Widya sampe pada kecentilan pengen poto2 ama dia qiqiqi

.

frankfurt-airport-2.jpgOh iya, di salahsatu koper kabin saya bawakan patung buat kak Thea Wankay, salahsatu SM-nya d’BCN yg tinggal di Belgia. Nah waktu di bandara frankfurt, sempat koper kabin saya minta dibongkar dan patungnya dibawa (hiks) udh mau nangis deh secara lumayan mahitawati harganya alias mahal, tapi untungnya dibalikin lagi. Katanya patung-patung atau boneka suka dicurigai diisi narkoba, doh kapok dehhh! Untung aja koper tempat nyimpen patung gak ada “jeroan” alias beha-behaan, smua disimpan di koper satunya.

.

Charles de Gaule AirportDari frankfurt ke paris, kita ganti pesawat, naik pesawat commuter gitu jadi yang segede pesawat domestik, tapi tetap lufthansa. Nah di bandara Charles de Gaule terjadi huru hara lagi, tiba2 kita yg lagi nunggu bagasi diusir, ditutup areanya dan beberapa kita gak boleh ambil bagasi. Disuruh nunggu lumayan lama… mana pingin pipis! Gak boleh ke toilet krn smua area ke arah toilet disecure. Ternyata… ada tas ransel yg dicurigai membawa apa gitu kali ya, jadi begitu batas secure dibuka dan kita boleh ambil bagasi dan ke toilet, aku sempat lihatt satu tas ransel yg isinya sudah terburai kemana2 kaya habis diledakkan. Trus ada pengumuman kalau security bandara berhak utk mengamankan apa2 yang dicurigai gitu deh… duh sempet deg2an krn koper kabin saya bawa masakan dendeng daging bwt kak thea, trus ada temen2 yg bawa rendang (camkan!), dan kita liat dimana-mana ada poster “dilarang membawa makanan olahan daging ke dalam negara perancis!” huhuhu… untung deh koper kami aman, dan bisa menuju hotel!

.

Di hotel apa kabar? Nyambung yaaa sama postingan berikutnya ;-)

hotel

Posted in me & unduk's moment, MOTIVASI, ORIFLAME talk | No Comments

Iklan Jadoel si Mbah

April 10th, 2009 by Mia

Dapet dari kakak ipar nih…

Ini iklan simbahnya Unduk waktu beliau masih jadi juragan furnitur. Sebelumnya (atau berbarengan ya?) belio adalah salahsatu juragan batik yang besar di Jogjakarta.

iklan-mbah.jpg

Liat kata-katanya, lucu yaa ^_^

eh rumah yg di alamat itu masih ada lho, bangunannya asli, sayang tertutup oleh kios-kios di depannya.

Wish I’ve had chance to know him *lho tapi berarti klo iye gw tua juga dunkz*

Posted in me & unduk's moment, iseng | 4 Comments

Journey to the Center of Earth

November 22nd, 2008 by Mia

journey-to-the-center-of-earth.jpg

Siang tadi, saya & unduk nonton film ini nih… Unduk semangat banget soalnya liat trailernya keren katanya… sebetulnya siy doi udah pernah nonton dvd bajakannya beberapa bulan lalu (karena aslinya disono dilaunching di bulan Juli cuma sampe sini telat!) cuma mungkin hasilnya kurang bagus jadi dia heboh banget pas filmnya bener-bener maen disini. Read the rest of this entry »

Posted in me & unduk's moment, resensi film | 2 Comments

Sertifikat Uji Kompetensi vs BNSP

November 5th, 2008 by Mia

Saya tergelitik akibat diskusi dengan kakanda semalam tentang Sertifikasi Kompetensi Apoteker (diskusinya sambil ngelitikin hehehe), belio bertanya tentang :
Apakah Sertifikasi Kompetensi Apoteker udah disahkan oleh BNSP (Badan Nasional Sertifikasi Profesi) ?

Nah loo… saya kira tadinya udah. Tapi trus belio ngajak saya berkunjung ke web http://bnsp.go.id, cari mencari dari sekian daftar lembaga sertifikasi kompetensi, dan kita berdua ngga nemuin apa-apa yang menyatakan bahwa ISFI atau siapapun memiliki wewenang (lisensi) untuk mengadakan uji kompetensi. Bahkan di daftar calon LSP pun tidak ada lembaga yang mewakili profesi apoteker. Artinya, ya jelas! Ngga ada LSPnya.

Read the rest of this entry »

Posted in ngakunya farmasi, me & unduk's moment, iseng | 31 Comments

Celebrate! Celebrate! CELEBRATE!!!

September 27th, 2008 by Mia

Rayakan setiap keberhasilan kecilmu. Karena keberhasilan yang besar berasal dari keberhasilan-keberhasilan kecil.

Ini bukan quote dari motivator speaker manapun. Ini keluar dari mulut Unduk tiga malam yang lalu.

Gara-garanya, saya mengeluhkan pertambahan poin pada hari itu yang tidak sesuai dengan target yang saya tetapkan. Ceritanya, mulai bulan Agustus, saya mau bekerja dengan lebih terpola dan teratur dengan cara mem-breakdown target agar keterjangkauannya lebih terasa mudah dan cepat. *thanks to The Psychology of Selling-nya Brian Tracy!*

Jadi, saya buat target pencapaian poin harian, dan karena bulan ini saya pingin naik level, maka tentunya target saya juga agak tinggi. Dan memang selalu ada hari-hari dimana pencapaiannya jauh lebih tinggi dari target harian yang saya tetapkan, tapi pasti juga ada hari-hari dimana poinnya ’sepi’, atau bahkan hampir tidak ada pertambahan poin sama sekali.

Dan di hari-hari saat poin dibawah target, saya pasti bakal ngomong, “huaaa… kok cuma naik segini… huhuhu…” *pake efek sok tersedu-sedu*

Biasanya Unduk akan bilang dengan santai, “udahlah tenang aja… kan memang polanya tiap bulan begitu. Nanti menjelang akhir bulan juga kenceng lagi. Udah sukur masih ada tambahan poin kan?”

Tapi mungkin tiga malam yg lalu dia agak bete karena terus-terusan ngeluh tentang kenaikan poin yang gak seberapa. Akhirnya dengan serius dia narik saya duduk deket dia dan bicaralah dia panjang lebar.

Unduk bilang, metode para atasan di jaman dulu - atau jaman sekarang juga siy - yang selalu bilang ‘jangan mudah puas! jangan mudah puas!’ menurutnya adalah metode motivasi yang konyol untuk menekan orang tersebut melakukan hal yang lebih besar lagi dan lebih tinggi lagi.

Padahal - menurut Unduk - kebanyakan orang akan malah down, jika dia gak merasa puas akan prestasi yang sudah dia raih walo seiprit, dan dikasih beban lebih pula. Cuma sedikit sekali orang yang bisa merasa termotivasi dengan tekanan macam itu. Kebanyakan yang lainnya akan down, atau bete. Dan akhirnya mengerjakan ‘tugas’nya dengan seadanya. Atau malah kabur, ngilang.

Sementara kalo orang tersebut mendapatkan pujian - dan karena dipuji maka akan timbul kepuasan - dengan setiap keberhasilannya, dia akan punya dorongan energi dan semangat yang lebih besar untuk mengerjakan tugas selanjutnya. (kaya recognisi di BOP nih… sekecil apapun level, diberi penghargaan ^^)

Kita wajib merayakan setiap keberhasilan yang udah kita raih! Agama kita kan juga mengajarkan, syukuri tiap nikmat, sekecil apapun. Kalo kita gak mensyukuri, Allah gak akan kasih nikmat yang lebih besar lagi. Gitu kata bapak Unduk…

Senangnya punya motivator pribadi ^^

 

 

Ngomong-ngomong, malam ini saya resmi nyampe level 18%. Alhamdulillah…

Posted in me & unduk's moment, MOTIVASI | 2 Comments