It’s not about how good you are. It’s about how good you want to be!

Gue Dizolimi Bank X(

April 13th, 2009 by Mia

Uggggghhhh bener-bener deh mo marrrrrraaaaaaaahhhh!!!

Gara-gara mo pindahin duit rekening lama ke rekening baru,  dan bukunya abis, masa gue gak bisa pindah rekening!!!!

Bikinin buku baru dulu kek, eh alesannya : ATMnya kan gak ada, kita gak bisa buat buku baru kecuali Ibu ke cabang asal.

Dooohhh CIKANDE gitu loh!!!

Emang siy saya gak mau bikin surat keterangan hilang atm melainkan bikin rekening baru, maksudnya biar langsung jadi. Saya gak percaya tuh sama polisi-polisi, pengalaman dulu laporan hilang KTM/ATM gw dilempar kesana kemari, emang gue bola apahhh!!!

Dan sambil nahan marah tadi gw tanya : Masa sih Pak, disini gak bisa bikin buku baru?

Please deeeeehhhh udah duit gw dipotongin tiap bulan 10rebu, udah rekening gw jg dipajekin lebih gede dari bunga, bikin buku baru aja berbelit-belit!!! Mana pelayanannyaaaaa?????

Kalo gw gak bisa makan gara2 bonus gw gak bisa dipindahbuku, gue kutuk satu cabang itu jadi SETRIKAAN AYAM JAGO!!!

Posted in ngamuk | 3 Comments

Bang, SMS siapa ini Bang?

February 2nd, 2009 by Mia

Hari Sabtu menjelang tengah malam, tiba-tiba bergetarlah hape saya menerima SMS yang bertubi-tubi (masuknya gak cuma sekali!) dari nomor henpon 081890xxxx yang bertuliskan :

“AKHIRNYA..,,ITB mau memberikan gelar doktor pd Susilo Bambang Yudoyono, pd saat dies natalis pd bln Februari yad. Sungguh sayang setlh sekian lama mempertahankan independensinya akhirnya jatuh jg setlh para senat guru besar menjd pragmatis & berharap jd menteri. Jika kawan2 tdk setuju kirim sms protes anda ke Joko Santooso 0811xxxx, Hatta Rajasa 081110xxxx, Kusmayanto Kadiman 081114xxxx salam smada”

What-the-ffffff??? OK, first : saya ngga kenal nomor siyapa itu dan siapakah smada. Apakah itu nama orang atopun nama toko besi. Dan sumpah saya gak kepingin kenal!

Kedua, puh-leezzzzzzz dehhhhhhh! NGURUSI ORANG BUANGET YAAAKKK!!! Secara saya gak peduli dan gak kepingin tau urusan perpolitikan, SMS kaya gini bener-bener ANNOYING! Sumpah!!! Sama annoyingnya dengan SMS-SMS minta dukungan menjelang pemilu ketua ikatan alumni ITB tempo hari. Njiji’i.

Gimana situ mau dapet hati, mau dapet simpati, kalo caranya aja udah gak simpatik??? Kirim email sembarangan malem-malem di waktu orang istirahat, udah gitu isi SMSnya sumpah NGGA PENTING!!!

Dan saya sih gak peduli, mau itu sms dateng dari siapa kek, dari Pak KK sendiri, ato dari Hatta Rajasa sekalipun, saya langsung membalas sms-nya dengan kalimat :

“Maaf saya lebih keberatan dan protes karena Anda kirim sms berulang tengah malam. STOP SPAMMING!!!”

Buat abang yang kirim SMS, kalo Anda baca tulisan saya, Bang… inget sama titel yaa… saya yakin situ sarjana atau bahkan master ato doktor. Orang terpelajar pasti tau sopan santun!

Dan buat para caleg, inget ya, jangan kirimi saya sms promo atau serangan fajar. Sudah pasti saya lantas mencoret dukungan saya pada Anda! *eh emang gue mau dukung siapa???*

Posted in ngamuk | 6 Comments

Gerakan : JANGAN MASUK FARMASI!!!

October 14th, 2008 by Mia

Buat Anda yang punya putra putri, atau adik, atau Anda sendiri yang baru di SMA dan punya cita-cita masuk jurusan/fakultas/sekolah FARMASI, sebaiknya dipikir dua ribu kali sebelum mengambil keputusan.

Kenapa?

Anda akan dibebani dengan mata kuliah plus praktikum yang memberatkan (4-5 hari praktikum @ 4 jam tiap minggu).

Anda akan ‘dilatih’ melakukan hapalan mati yang… sebetulnya lebih butuh pemahaman daripada hapalan. Tapi yah karena beban kurikulum yang tidak sebanding dengan jumlah jam belajar, maka ini yang terjadi.

Anda akan dipaksa lulus 4 tahun. Lulus lebih dari itu akan dianggap AIB.

Anda masih harus menghadapi pendidikan Apoteker selama 1-1,5 tahun setelah lulus S1. Pendidikan Apoteker membutuhkan biaya pendidkan lebih dari 10 juta, dan ujiannya dibuat ngejelimet se-ribet-ribetnya seakan-akan Anda menghadapi medan perang, bukan dunia profesi.

Hampir setiap tahun selalu ada universitas yang membuka jurusan farmasi. Anda akan bersaing dengan puluhan ribu lulusan baru (dan lulusan lama yang belum aja dapat pekerjaan) setiap tahunnya dalam memperebutkan kursi di dunia karir. Please deh, Anda kuliah udah susah, cari kerja juga susah!

Yang paling menyesakkan dari semuanya, jika Anda memilih untuk bekerja dalam profesi Apoteker pelayanan seperti penanggung jawab apotek, PBF, rumahsakit, yang notabene secara GAJI jauh lebih kecil daripada mereka yang berkecimpung di bidang industri (pabrik ataupun marketing), Anda diwajibkan oleh ISFI untuk mengikuti UJI KOMPETENSI APOTEKER dengan biaya umumnya di atas satu juta rupiah.

Artinya selama ini Anda dianggap tidak kompeten. Ha. Ha.

Dan uji ini dilakukan secara berkala. Artinya sekali Anda memegang sertifikat, Anda akan selalu di-review ke-kompetensi-annya.

Dan tidak menjamin Anda mendapatkan gaji yang lebih besar dari apa yang sudah Anda dapatkan.

Jadi katakan ini pada diri Anda sendiri, atau pada orang-orang yang Anda cintai, atau tidak Anda cintai juga gapapa. Katakan pada semua.

 

 

 

 

 

JANGAN MASUK FARMASI!!!

 

 

 

 

 

It really suck! Believe me!

 

 

 

Dengan cita-cita yang sama, sebaiknya alihkan minat mereka ke dunia kedokteran sekalian. Puguh. Dan kalo ambil profesi SpKK bisa jadi dokter klinik kecantikan yang sekarang lagi booming, dan ilmunya pun ketauan tiap tahun berkembang sangat pesat! Puguh gitu klo musti sertifikasi!

Posted in ngakunya farmasi, ngamuk | 77 Comments

Supir taksi yang bikin… AAAARRRRGGGGHHHH!!!

September 12th, 2008 by Mia

Sebetulnya, jam buka puasa tadi akhirnya saya berhasil mengenyam bebek cabe hijau di kafe Solo Jatiwaringin. Bebek cabe hijaunya Kafe Solo ini bener-bener pemusnah bete yang tepat, tajam dan akurat! Walopun cabe ijonya gak nendang seperti biasanya - mungkin karena bulan puasa - tapi cukuplah bikin saya bahagia dengan bebek gorengnya yang empuk, panas mengepul dan super juicy itu. Jadi bete saya seharian kemarin pun mereda.

Pulangnya, saya & unduk naik taksi Express. Awalnya sih normal-normal aja, sampe tau-tau pak supir sendiri yg buka pembicaraan, “buka puasa kenyang sama air aja.” Ooo… berarti doi puasa. So, demi kesopanan saya menyahut dong, “ngga sempat makan, pak?” dan doi menyahut. Awal-awalnya sih normal aja. Sampe tau-tau kok doi teruuuuss aja ngomong sendiri walo gak ditanya, dan ngeluuuuuuuuuhhh aja ngomongnya.

Read the rest of this entry »

Posted in ngamuk | 2 Comments